Mobil Esemka atau Mobil China Ganti Merek? Berikut Penjelasannya


Jurnalotomotif.com – Esemka kembali menjadi buah bibir setelah kemunculan sebuah foto mobil pikap kabin ganda bermerek Esemka dengan plat putih di jalanan Kota Surakarta.

Netizen pun meresponnya dengan positif. Tidak sedikit yang menanyakan kapan mulai dibuka penjualannya.

Namun, tak sedikit juga yang mengkritisi bahwa Esemka Digdaya sangat mirip dengan pikap kabin ganda buatan merek China, Guangdong Foday Automobile (GFA).

Tanggapan tersebut memang bukan tak berdasar. Sosok Esemka Digdaya memang mirip sekali dengan Foday F22. Dibandingkan dengan mobil pabrikan China itu, produk Esemka Digdaya seolah-oleh hanya mengganti emblem-nya saja.

Netizen membandingkan mobil Esemka Digdaya dengan mobil pabrikan China

Netizen membandingkan mobil Esemka Digdaya dengan mobil pabrikan China, Foday F22

GFA adalah pabrikan otomotif berbasis di Kota Foshan, Provinsi Guangdong, China. Perusahaan tersebut mengklaim telah memiliki 2.000 pekerja, termasuk 20 persen di antaranya ada teknisi andal.

Tidak hanya fokus dalam produksi, mereka pun memiliki pusat riset dan pengembangan produk sendiri.

Fasilitas produksi mereka seluas 700.000 meter per segi yang memiliki 4 lajur produksi. Tiap bulan pabrik GFA bisa mencetak 20.000 set komponen. Perusahaan ini bisa melayani produksi dalam bentuk OEM (Original Equipment Manufacturer) atau ODM (Original Design Manufacturer).

Foday F22 (Foto: Alibaba.com)

Foday F22 (Foto: Alibaba.com)

Bicara tentang Foday F22, pikap kabin ganda ini dirancang tidak hanya sebagai kendaraan pekerja namun juga memiliki desain yang menarik.

Ada lima pilihan warna yang ditawarkan Foday F22, yakni putih, abu-abu, hitam, biru, dan silver.

Mobil yang memiliki dimensi panjang 5.219 mm, lebar 1.870 mm, dan tinggi 1.844 mm ini pun menawarkan dua pilihan mesin, yaitu bensin dan Diesel. Pada mesin bensin menggunakan milik Mitsubsihi dengan seri 4G69S4N berkubikasi 2.378 cc. Di atas kertas, mesin ini menjanjikan tenaga 100 kW pada 5.250 rpm dan torsi 200 Nm pada 2.500-3.000 rpm.

Foday F22 (Foto: Alibaba.com)

Foday F22 (Foto: Alibaba.com)

Sedangkan mesin Dieselnya mengandalkan seri D19TCID1 turbocharged 1,9 liter yang hasilkan tenaga 100 kW pada 4.000 rpm dan torsi 300 Nm pada putara 1.800-2.800 rpm.

Kedua pilihan mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual lima percepatan.

Foday F22 memiliki pilihan penggerak roda belakang, penggerak roda depan, dan penggerak empat roda. Foday F22 juga dilengkapi dengan fitur rem Anti-lock Braking System (ABS) dengan EBD.

Foday F22 (Foto: Alibaba.com)

Foday F22 (Foto: Alibaba.com)

Soal kemiripan dengan Esemka Digdaya ini, belum ada respons dari produsen yakni PT Adiperkasa Citra Esemka Her (ACEH), yang merupakan gabungan dari PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) dan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK).

PT (ACEH) menjadi pihak yang meneruskan kelangsungan hidup merek Esemka.

Diketahui, ramainya perbincangan kembali mobil Esemka setelah muncul fotonya yang mengaspal di Kota Solo, Jawa Tengah.

Foto unggahan oleh akun Facebook Didik Wahyudhi. Dalam kolom komentar dia menjelaskan bahwa foto itu ia dapat dari seorang kawan di Solo. Sebagaimana terlihat pada foto, mobil itu berwarna putih dengan tulisan Esemka Digdaya di sebelah kiri dan mengenakan plat nomor putih `AD 9130 XO`.

Digdaya sendiri bukanlah barang baru. Nama ini menjadi salah satu dari sejumlah model yang dikembangkan Esemka.

 

Tags: #Esemka

Must read×

Top