Modifikasi Knalpot Yamaha V-ixion

yamaha v-ixion
Jamak terjadi pada kendaraan, ketika knalpot diganti, maka tenaga pun berubah. Begitu pun yang terjadi pada Yamaha V-ixion. Dan sekarang kita akan belajar dari ahlinya langsung, seorang mekanik Yamaha Gunung Sangyang, Krobokan Bali bernama Athanasius Ketut Hargunanto. Ia akan memberi sedikit bocoran modif agar power tetap kencang setelah Yamaha V-ixion Anda  ganti knalpot. 

Untuk mengaturnya, hanya bisa melalui settingan CO (karbon monoksida) melalui ECU (electronic control unit) dengan bantuan alat FI diagnostic tool. Alat ini dimiliki bengkel resmi.

Dari pabrik, CO disetel di angka nol (0). Karena ada perubahan bentuk knalpot, maka adjuster gas bakar dalam range -30 sampai +30.

modif yamaha v-ixion
“Bila angka dinaikkan atau (+) bertambah dari nol, bensin lebih kaya. Sebaliknya, jika diturunkan (-), bensin lebih sedikit,” ujar Ketut Hargunanto.

Sekadar info saja, lanjut Ketut, tiap kenaikan satu angka ada penambahan suplai bensin sebesar 0,05 cc. Ganti knalpot racing, biasanya di adjuster-nya mengarah ke setting-an CO lebih turun (-).

Namun, dia mengatakan, itu bukan patokan pasti. Sebab, untuk dapat tenaga bawah sampai atas rata dan maksimal, motor harus dicoba jalan. Maksudnya, jika tiap perpindahan gigi, kenaikan putaran mesin lamban, hal itu bisa di-adjuster ulang sampai pas.

“Bisa naik bisa turun. Semua kembali ke soal ubahan knalpot terhadap kebutuhan air fuel ratio (AFR) gas bakar yang dipasok,” ujar pria kelahiran Lampung, Sumsel, ini.

Adapun untuk lakukan setting CO, secara teknis alat ini dicolok ke salah satu kabel ECU. Secara otomatis, FI diagnostic tool akan memberi informasi, baik kondisi injeksi maupun komponen penunjang.

Tags: #Yamaha

Must read×

Top