Modifikasi Scorpio Ala Bagio

f0fa3a16be5b71ef8f300667128707a0_p.jpg

Kalau dilihat sekilas, modifikasi Scorpio yang dilabeli “The Shank” ini kelihatanya tidak begitu istimewa. namun kalau diamati lebih seksama, kelebihannya dari modifikasi Scorpio ini mulai terlihat, terutama dalam hal detail pengerjaan.

“Konsep modifikasi kami memang minimalis, sederhana, dan bisa digunakan sehari-hari,” tukas Bagio, modifikator Deus ex Machine ketika dijumpai KompasOtomotif di bengkelnya, Canggu, Kuta Utara, Bali, akhir pekan lalu (12/10/2013).

Mengusung konsep modifikasi “Street Tracker” Scorpio keluaran terbaru ditelanjangi. Bagian standar bawaan pabrik yang dimanfaatkan, hanya rangka, mesin, lengan ayun, sok tunggal belakang, dan tromol. “Separuh frame diubah, dipotong bagian buntut kemudian disambung lagi dengan las,” imbuh Bagio.

Jinjit

Setelah itu dipasang garpu teleskopik 41mm dari Yamaha Byson, pelek TK dari Jepang diameter 18 inci dengan lebar 3.50 (depan) dan 4.00 (belakang), berbalut ban Michelin 110/80 (depan) dan 140/80 (belakang). Bekalan kaki-kaki ini membuat Scorpio ini terlihat lebih jinjit di jalan.

Tangki menjadi fokus utama, dibuat full alumunium yang butuh pengerjaan ekstra sabar dan teknik tinggi. Besi anti karat ini juga digunakan untuk spakbor depan dan belakang. Sandaran kaki penumpang belakang dibuat custom, termasuk chain guard dan knalpot desain jadul bergaya free flow.

Komponen lampu dan sein diimpor langsung dari Jepang menggunakan produk dari Posh, sementara speedometer menggunakan produk Daytona. Semua panel dan tombol yang ada di setang berfungsi 100 persen. Mulai dari sein, starter elektrik, lampu jauh-dekat, sampai klakson. Hanya rumah kunci kontak dipindahkan posisinya ke bawah tangki untuk memperkuat kesan jadul.

Tanpa Dempul

“Meski terlihat sederhana, hal yang wajib diperhitungkan ketika membangun motor adalah sambungan-sambungannya. Pengerjaan motor ini nyaris tanpa dempul jadi butuh teknik pengelasan yang sangat baik,” celoteh Bagio.

Terakhir, kelir putih dipadu merah darah dan logo “Deus” di tangki semakin menambah kesan jadul sepeda motor ini. Meski sederhana, jangan kaget kalau setelah jadi, satu unit sepeda motor ini dijual sekitar Rp 120 jutaan per unit atau seharga sepuluh unit Scorpio standar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *